LOG SHEET
Dalam postingan Plant Monitoring beberapa waktu lalu ada sedikit menyinggung tentang Log Sheet (di sebagian organisasi disebut juga sebagaiReading Sheet), sebuah form isian yang dipakai sebagai dokumen pencatatan/recording dari pengoperasian peralatan yang terpasang di lapangan.
Logging atau pencatatan ini memegang peranan penting untuk -pada akhirnya- terciptanya kondisi peralatan yang sehat. Karena dengan pencatatan yang benar maka sekaligus juga pendeteksian dini terhadap kemungkinan adanya anomali pada peralatan sudah pula terlaksana.
Log Sheet agar bisa terpenuhi obyektifnya memang harus dibuat dengan benar merujuk pada dokumen yang dikeluarkan oleh manufacturer dari peralatan tersebut. Merujuk pada SOM atau Standard Operating Manual-nya yang mencakup nilai parameter normal dan rentang nilai yang diijinkan. Pun pula harus dilakukan dengan benar dalam artian pencatatan benar-benar hasil dari melihat kondisi riil dari peralatan tersebut.
Ketika dalam suatu instalasi proses terjadi penyimpangan pada process value-nya yang keluar dari operating envelop atau nilai rentangnya yang diijinkan maka jika peralatan tersebut terpasang dengan peralatan cadangan/spare sangat dianjurkan untuk segera dilakukan change over untuk mendapatkan kesempatan menindak lanjuti anomali yang ada. Normalnya, proses change over ini tidak berdampak pada proses produksi karena disain dari suatu instalasi itu telah melewati tahapan yang cukup ketat sebelum diaplikasikan. Tahapan tersebut antara lain adalah HAZOPS, Hazard and Operability Study, dimana di dalamnya ada banyak hal yang terkait dengan suatu proses tersebut.
Kembali pada tema, dalam log sheet terkadang masih dijumpai ada beberapa hal atau beberapa parameter yang sebenarnya tidak perlu dimasukkan dalam form isian itu karena bisa di-tracing dan termonitor di DCS (Distributed Control System) atau bisa secara kontinyu ditampilkan di screen DCS dengan sebuahtrending/grafik.
Adalah tugas dari process engineer atau production engineer atau bisa juga posisi specialist dari suatu organisasi untuk bisa menyusun atau menyiapkan sebuah log sheet yang benar-benar dapat menjawab kebutuhan organisasi secara efektif dan efisien. Sehingga tidak banyak buang waktu dan tenaga petugas lapangan ataupun panel/DCS karena tersita untuk hal-hal yang tidak begitu diperlukan. Yang dengan ke-efektif-efisien-an itu selanjutnya waktu mereka bisa diutilisasi untuk kerja lain yang lebih berdaya guna.
Akhirnya, log sheet hanya akan benar-benar bisa berdaya guna jika hal-hal tersebut diatas telah dilakukan dengan baik dan benar pula.

Komentar
Posting Komentar